Tetap Sehat di Usia Lanjut Dengan Gizi Sehat
TURNIANI LAKSMIARTI DAN HERTI MARYANI
Puslitbang Pelayanan dan Teknologi Kesehatan Surabaya
Pendahuluan
Tetap berprestasi dimasa tua adalah harapan setiap insan, baik individu itu sendiri maupun keluarga dan kerabatnya. Namun demikian, tidak setiap harapan dapat diwujudkan dengan mulus. Harapan yang demikian pernah dikemukakan oleh seorang Gerontolog dari Amerika yang menyatakan “Not only add years to life, but also life to years” atau jangan hanya menambah tahun pada kehidupan, tetapi juga menambah kehidupan pada tahun-tahun itu.
Dengan berkurangnya malnutrisi dan penyakit infeksi karena peningkatan sosio-ekonomi sehingga standar hidup menjadi lebih baik, serta dengan adanya kemajuan ilmu dan teknologi, termasuk teknologi kedokteran, maka umur harapan hidup manusia menjadi lebih panjang dan umur rata-rata penduduk menjadi lebih tua. Tetapi, menambah panjang umur tanpa peningkatan kualitas hidup tentunya tidak cukup, karena hanya akan menambah panjang penderitaan bagi individu tersebut maupun keluarga dan masyarakat, baik ditinjau dari segi budaya, sosial, maupun ekonomi.
Dengan bertambahnya usia, ditunjang kemunduran kemampuan psikis dan fisik, serta menderita berbagai penyakit, merupakan keadaan yang sangat tidak diharapkan. Padahal, pada kenyataannya terdapat beberapa orang usia lanjut yang masih mempunyai keinginan dan harapan-harapan yang ingin dicapai. Dalam tulisan ini, dicoba untuk mengatasi sedini mungkin agar di usia lanjut masih berpotensi walaupun tidak semaksimal dibanding usia produktif.
Tulisan ini merupakan analisis deskriptif yang diambil dari berbagai pustaka yang meliputi: (a) Batasan usia lanjut; (b) Permasalahan usia lanjut; (c) Beberapa jenis penyakit pada usila; (d) Macam-macam olah raga/latihan yang baik bagi usila; (e) Nutrisi sehat bagi usila.
Batasan Usia Lanjut
Batas umur untuk usia lanjut dari waktu ke waktu berbeda. WHO membagi umur tua sebagai berikut:
- Umur lanjut (elderly): 60–74 tahun
- Umur tua (old): 75–90 tahun
- Umur sangat tua: (very-old) > 90 tahun
Permasalahan Usia Lanjut
Untuk dapat meningkatkan kualitas hidup sehingga berpestasi di masa tua, perlu diketahui permasalahan yang dialami di usia lanjut:
1. Kondisi mental
Secara psikologis, umumnya pada usia lanjut terdapat penurunan baik secara kognitif maupun psikomotor. Contohnya, penurunan pemahaman dalam menerima permasalahan dan kelambanan dalam bertindak.
2. Keterasingan (loneliness).
Terjadi penurunan kemampuan pada individu dalam mendengar, melihat, dan aktivitas lainnya, sehingga merasa tersisih dari masyarakat.
3. Post power syndrome
Kondisi ini terjadi pada seseorang yang semula mempunyai jabatan pada masa aktif bekerja. Setelah berhenti bekerja, merasa ada sesuatu yang hilang dalam kehidupannya.
4. Masalah penyakit
Selain karena proses fisiologis yang menuju ke arah degeneratif, juga banyak ditemukan gangguan pada usia lanjut. Antara lain infeksi, jantung, dan pembuluh darah, penyakit metabolik (osteoporosis), kurang gizi, penggunaan obat dan alkohol, penyakit syaraf (stroke), serta gangguan jiwa terutama depresi dan kecemasan.
5. Masalah ekonomi
Penerimaan atau pendapatan pada usia lanjut tidak seperti pada masa produktif, sehingga masalah ekonomi merupakan salah satu masalah yang perlu dipahami.
Beberapa Jenis Penyakit pada Usila
Jenis penyakit yang ditemukan pada kelompok usia lanjut sebenarnya tidak berbeda dengan yang ditemukan pada kelompok usia lebih muda. Penyakit yang diketemukan pada usia lanjut antara lain osteoporosis, osteomalasia, dementia, penyakit alzheimer, katarak, dan otosklerosis. Beberapa penyakit yang frekuensinya lebih lebih tinggi dari usia muda lainnya antara lain osteoartritis, artritis reumatoid, penyakit keganasan, penyakit parkinson, dan gangguan pembuluh darah otak ( cerebro-vascular disease = CVD). Beberapa penyakit lain yang menimbulkan masalah pada kelompok usia lanjut, misalnya diabetes militus, hipertensi, penyakit infeksi, bronkopneumonia, penyakit paru obstruksi menahun, tuberkulosis, fraktur, dan lain-lain.
Macam-macam Olah Raga/ Latihan yang Baik bagi Usila
1. Pekerjaan rumah dan berkebun
Pekerjaan rumah dan berkebun merupakan suatu latihan untuk menjaga kesegaran dan daya tahan tubuh. Tetapi, pekerjaan dimaksud perlu dilakukan secara cepat sehingga denyut jantung dan otot akan lebih cepat, karena denyut jantung usia lanjut cenderung melemah.
2. Berjalan-jalan
Berjalan-jalan dengan baik berguna untuk meregangkan kaki dan menjaga daya tahan tubuh. Bila berjalan dilakukan makin lama makin cepat, akan makin sempurna.
3. Senam tera dan aerobik
Senam tera dan aerobik atau yoga memberikan keuntungan dalam mempertahan bentuk fisik dan mental.
4. Jogging
Dilakukan dengan tidak terlalu cepat, berguna untuk memperbaiki kemampuan pengambilan zat asam (O2) yang menyangkut fungsi jantung, paru-paru, peredaran darah kaki, dan lain-lain.
5. Bersepeda atau berenang
Kegiatan ini dapat dilakukan apabila memungkinkan, terutama untuk penderita artritis, karena dapat meningkatkan keregangan dan daya tahan tubuh, tapi tidak menambah kelenturan pada derajat yang lebih tinggi.
Nutisi Sehat pada Usia Lanjut
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air (62,4%), protein (16,9%), lemak (13,8%), hidrat arang, dan garam (6,9%). Untuk mencapai komposisi tubuh yang demikian, manusia memenuhinya melalui makanan yang berasal dari hewani dan tumbuh-tumbuhan. Makanan terdiri dari bagian-bagian yang berbentuk ikatan kimia atau unsur-unsur organik yang disebut zat gizi atau nutrisi. Begitu pula dengan kesehatan usia lanjut. Agar tetap terpelihara dan agar selama mungkin dapat hidup secara produktif maka faktor gizi/nutrisi usia lanjut perlu diperhatikan. Yang dimaksud zat gizi ini adalah zat yang terkandung dalam makanan yang dibutuhkan oleh tubuh supaya berfungsi dengan sempurna. Tubuh membutuhkan sekitar 50 jenis zat gizi. Tubuh yang sehat sempurna dapat membentuk 25 dari ke 50 zat gizi tersebut.
Zat gizi dapat digolongkan ke dalam 6 golongan, yaitu karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan air. Semua zat gizi tersebut dapat digolongkan ke dalam 3 golongan, yaitu:
- Zat gizi yang memberikan energi untuk pergerakan tubuh maupun reaksi. Yang tergolong ini adalah karbohidrat, lemak, dan protein.
- Zat gizi yang membangun dan memperbaiki tubuh (merupakan bahan bangunan tubuh). Yang termasuk golongan ini adalah air, protein, lemak, karbohidrat, dan mineral.
- Zat gizi yang berfungsi sebagai pelumas berbagai reaksi kimia maupun reaksi fisik dalam tubuh. Termasuk di dalamnya adalah vitamin dan mineral.
Sementara orang yang sudah lanjut usia, laju metabolisme tubuhnya cenderung menurun. Dengan demikian, tingkat kegiatan tubuh biasanya berkurang, sehingga kebutuhan kalori relatif lebih rendah daripada ketika masih muda atau dewasa. Kebutuhan nutrisi seperti vitamin, mineral, protein, dan sebagainya boleh jadi tidak berkurang, bahkan bertambah. Kalsium, misalnya, dibutuhkan lebih banyak oleh orang dewasa, terlebih wanita yang telah mencapai masa menopause. Hal ini guna memperbaiki kerusakan–kerusakan pada jaringan tulang (osteoporosis) sehingga tulang tidak cepat rapuh.
Beberapa Bahan Makanan yang Perlu Diperhatikan di Usia Lanjut
1. Makanan berlemak
Ada dua jenis substansi lemak yang dibutuhkan dan dibuat oleh tubuh kita, yakni kolesterol dan trigliserida. Trigleserida adalah energi yang tersimpan dalam jaringan-jaringan lemak. Kolesterol merupakan komponen penting dinding sel dan menjadi bahan dasar pembentuk asam empedu, juga hormon seks. Kedua jenis substansi ini perlu dikeluarkan dari dalam tubuh. Tapi, masalahnya ialah sistem transportasi tubuh kita sebagian besar dibentuk oleh air, sementara kolesterol dan trigleserida tidak larut dalam air. Telah diketahui bahwa makanan dengan kandungan lemak tinggi menjadi penyebab utama munculnya berbagai penyakit jantung dan sirkulatori. Lemak akan mengendap di sepanjang dinding arteri, sehingga akan mengurangi kelancaran peredaran darah. Pada kasus yang sangat parah, dapat memblokir keseluruhan sistem. Makanan yang mengandung tinggi lemak juga telah dinyatakan berhubungan erat dengan pertambahan insiden kanker payudara, kolon, dan rektal. Makanan yang tingkat kolesterolnya tinggi, bertoleransi dengan penyakit kardiovaskular, sedang kadar trigliserida yang tinggi menyebabkan obesitas (kegemukan).
2. Kurangi gula
Gula putih memgandung kalori yang cukup tinggi dan dapat mengakibatkan obesitas. Bagi mereka yang mewarisi diabetes sebagai faktor keturunan, akan lebih cepat terserang. Sedangkan bagi yang tidak mempunyai faktor turunan, terlalu banyak mengkonsumsi gula akan terjadi kegemukan, karena gula sangat mudah diserap untuk dijadikan energi. Secara alami dan sehat, lebih baik gula didapatkan dari buah, karena selain mendapatkan rasa manis juga terkandung vitamin C, vitamin A, kalsium, dan berbagai nutrisi lainnya.
3. Kurangi garam
Beberapa ahli nutrisi berpendapat bahwa garam yang terlalu banyak dapat menyebabkan tekanan darah tinggi sehingga mengancam keutuhan sistem kardivaskular. Juga dapat merusak fungsi ginjal dan menaikkan tekanan darah ke jantung. Sedang kekurangan natrium, salah satu komponen garam (NaCl) mengakibatkan penderita merasa sakit kepala, lemah, kurang bergairah, kurang konsentrasi, dan daya ingat lemah. Makanan-makanan sumber hewani biasanya mengandung garam yang lebih tinggi dari nabati. Itulah sebabnya mereka yang vegetaris (pemakan sayuran, buah-buahan, biji-bijian) biasanya memakan garam lebih sedikit. Jika menginginkan hidup berumur panjang maka batasilah penggunaan garam.
4. Hindari zat kimia tambahan
Teknologi industri saat ini telah mengolah banyak zat kimia untuk berbagai kegunaan, seperti pengawetan, pembersih, pemutih, atau pewarna, antibiotik, insektisida, pelarut, dan lain-lain yang secara alami bukan untuk dimakan oleh manusia. Sedang struktur dan fisiologi tubuh manusia tidak didesain untuk zat-zat tersebut. Sebagian di antara zat-zat tersebut bersifat racun. Sekalipun efeknya bersifat kumulatif dan bukti berbahaya bagi kesehatan memang belum terbukti nyata, demi kesehatan sebaiknya hindari saja.
5. Hindari rokok dan alkohol
Efek merokok bagi perokok dapat menimbulkan berbagai penyakit, misalnya penyakit jantung, bronkitis kronis, kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, dan pankreas. Akibat buruk lainnya adalah sukar menelan, gangguan tidur, rasa sakit di dada, masalah gusi dan gigi, nafas bau, suara parau, serta mempercepat munculnya keriput.
6. Tingkatkan makanan berserat
Serat adalah komponen makanan yang berasal dari sumber nabati, berguna untuk membuang segala materi sisa-sisa pencernaan dari dalam saluran pencernaan. Serat adalah karbohidrat kompleks yang terdiri dari polisakarida dan substansi lignin yang memberi bentuk pada sel tumbuhan, merupakan bagian dari sisa pencernaan yang mencapai usus halus sampai ke usus besar. Menurut B.H. Ershof (1974), zat-zat beracun yang terdapat dalam makan dapat dinetralisir apabila makanan yang mengandung serat banyak dimakan.
7. Konsumsi cukup kalsium
Kalsium merupakan komponen penting bagi tulang dan gigi. Kebutuhan akan kalsium (zat tulang) meninggi pada wanita sesudah menopause, karena penyerapan dan retensi kalsium yang berasal dari makanan menurun. Hal ini erat hubungannya dengan berhentinya hormon estrogen pada wanita yang sudah tidak haid lagi. Akibatnya, kehilangan zat tulang dalam tubuh menjadi lebih besar daripada jumlah yang didapat dari makanan. Tetapi, kalsium dapat diperlambat apabila aktif melakukan kerja atau olah raga.
Fungsi Vitamin pada Tubuh Manusia
1. Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai asam askorbik, merupakan faktor utama yang mengontrol dan membangkitkan beberapa aspek pertahanan serta ketahanan tubuh terhadap serangan penyakit, termasuk kanker, infeksi gusi, varikosa (penonjolan pembuluh darah pada betis dan paha), dll.
2. Vitamin E
Vitamin E sebagai antioksidan (kerusakan berbagai sel dan jaringan tubuh), membantu mata tetap awet, sebagai anti polusi (penyakit yang diakibatkan oleh polusi udara), meningkatkan HDL, dll.
3. Vitamin A
Vitamin A adalah sejenis vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin ini menjaga integritas kulit dan dinding pelapis saluran pernafasan serta saluran pencernaan, yang merupakan benteng utama terhadap serangan bakteri dan mikro-organisme lain.Vitamin A juga berfungsi menurunkan insiden kanker.
4. Vitamin B 12
Pada usila sering dijumpai kekurangan vitamin B12. Hal tersebut dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia), gangguan saraf tepi, dan sebagainya.
Beberapa Resep dengan Buah dan Sayuran
1. Alpukat ( Persea americana MIII)
Khasiat buah alpukat antara lain menurunkan kolesterol, membantu regenerasi darah merah dan mencegah anemia, melembabkan kulit, serta mencegah sembelit.
Kandungan gizi:
Energi 93.00Kal
Fosfor 24.00mg
Protein 0,90g
Serat 1,40g
Lemak 6,20g
Besi 0.80mg
Karbohidrat 10,50g
Vit A 70.00RE
Kalsium 6,00mg
Vit B10,05mg
Vit B 20,06mg
Vit C13,00mg2. Jeruk bali (Citrus maxima)
Khasiat jeruk bali antara lain menurunkan kolesterol, anti kanker, menurunkan risiko penyakit jantung, menormalkan tingkat hematokrit, dan membersihkan sel darah merah.
Kandungan gizi:
Energi 46,00kal
Protein 0.80g
Lemak 0,80g
Karbohidrat 10,10g
Kalsium 26,00mg
Fosfor 16,00mg
Serat 0,40g
Besi 0,70mg
Vit A 30.00 RE
Vit B 10,05mg
Vit B 20,02mg
Vit C 40,00mg
Niacin 0,20g3. Melon (Cucumis melo cantalupensis)
Khasiat melon antara lain membantu sistem pembuangan, anti kanker, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, serta mencegah penggumpalan darah.
Kandungan gizi:
Energi 21 kal
Protein 0,60g
Lemak 0,10g
Karbohidrat 5,10g
Kalsium 15,00mg
Fosfor 25,00mg
Serat 0,30g
Besi 0,50mg
Vit A 640,00 SI
Vit B1 0.03mg
Vit B2 0,02mg
Vit C 34,00mg
Niacin 0,80mg4. Asparagus (Asparagus officinalis)
Khasiat asparagus antara lain mengobati gangguan ginjal, mengobati hipertensi, mencegah anemia, dan mencegah konstipasi.
Kandungan gizi:
Energi 14kal
Protein1,60g
Lemak 0,20g
Karbohidrat 2,40g
Kalsium 10,00mg
Fosfor 39,00mg
Vit A 125,00 RE
Vit B1 0.10mg
Vit B2 0102mg
Vit C 12,00mg
Niacin 1,20mg5. Bawang putih (Allium sativum)
Khasiat bawang putih antara lain sebagai obat sakit gigi, sakit telinga, diare, disentri, vaginitas, diptheri, menurunkan darah tinggi, menurunkan kolesterol, menurunkan gula darah pada penderita diabetes, membantu menghilangkan logam berat, menambah kekebalan, melindungi serangan kanker, pengobatan asma dan gangguan pernafasan, serta pengobatan gangguan pencernaan.
Kandungan gizi bawang putih :
Energi 116,00kal
Protein7,00g
Lemak 0,30g
Karbohidrat 24,60g
Kalsium 28,00mg
Fosfor 121,00mg
Serat 1,10g
Besi 0,20m,g
Vit A -
Vit B1 0.23mg
Vit B2 0,08mg
Vit C7,00mg
Niacin 0,40mg6. Bit (Beta vulgaris)
Khasiat bit antara lain pengobatan hati dan kantung empedu, penghancur sel tumor atau kanker, mencegah anemia, dan menurunkan kolesterol.
Kandungan gizi bit antara lain:
Energi 147,00kal
Protein5,40g
Lemak 0,30g
Karbohidrat 32,60g
Kalsium 51,00mg
Fosfor 928,00mg
Serat 0,80g
Besi 3,40m,g
Vit A 22700,00 UI
Vit B1 0.07mg
Vit B2 0,16mg
Vit C 80,00mg
Niacin 1,50mg7. Cabai (Capsicum annuum)
Khasiat cabai antara lain pembersih paru, pengobatan bronchitis, pengobatan masuk angin, pengobatan sinusitis, dan asma.
Kandungan gizi cabai antara lain:
Energi 31,00kal
Protein 7100g
Lemak0,30g
Karbohidrat 7,30g
Kalsium 29,00mg
Fosfor 24,00mg
Serat 0,30g
Besi 0,50m,g
Vit A 71,00RE
Vit B10.05mg
Vit B2 0,03mg
Vit C18,00mg
Niacin 0,20mg8. Jagung ( Zen mays lina)
Khasiat jagung antara lain pembangun otot dan tulang, baik untuk otak dan sistem syaraf, mencegah konstipasi, menurunkan risiko kanker dan jantung, mencegah gigi berlubang, serta minyaknya dapat menurunkan kolesterol darah.
Kandungan gizi jagung:
Energi 150,00kal
Protein 1,600g
Lemak 0,60g
Karbohidrat 11,40g
Kalsium 2,00mg
Fosfor 47,00mg
Serat 0,40g
Besi 0,30m,g
Vit A 30,00 RE
Vit B1 0.07mg
Vit B2 0,04mg
Vit C 3,00mg
Niacin0,60mg9. Kecambah (Bean sprouts)
Khasiat kecambah antara lain memperlambat proses penuaan, anti kanker, menambah kesuburan, dan memperlancar pencernaan.
Kandungan gizi pada kecambah antara lain :
Energi 50,00kal
Protein 5,70g
Lemak 0,10g
Karbohidrat 10,00g
Kalsium 32,00mg
Fosfor 96,00mg
Serat 0,70g
Besi 1,10m,g
Vit A1 3.00RE
Vit B10.13mg
Vit B2 0,15mg
Vit C41,00mg
Niacin 1,00mg10. Kentang (Salanum tuberosum)
Khasiat dari kentang antara lain mencegah kanker, pengobatan asam urat, ginjal, sistem lambung dan jantung, untuk kesehatan lever, jaringan otot, untuk proses peremajaan kulit.
Kandungan gizi kentang dalam 100 g BDD:
Energi 83,00kal
Protein 2,00g
Lemak 0,30g
Karbohidrat 19,10g
Kalsium 11,00mg
Fosfor 56,00mg
Serat 0,30g
Besi0,30m,g
Vit A 0,00 RE
Vit B1 0.09mg
Vit B2 0,03mg
Vit C 16,00mg
Niacin 1,40mgPenutup
Semua orang tentu tak ingin tampak cepat tua, bahkan tidak sedikit yang berusia lanjut bergaya seperti anak muda hanya agar tampak awet muda. Terdapat 10 kiat menunda penuaan dini secara alami, antara lain:
- Biasakan makan secukupnya dan penuhilah gizi sehat
- Konsumsi bawang putih secara memadai
- Minumlah teh setiap hari
- Konsumsi minyak zaitun untuk melenyapkan radikal-radikal bebas
- Konsumsi cukup kalsium
- Kurangi konsumsi lemak
- Konsumsi buah dan sayur warna gelap
- Minum pil atau cairan multivitamin
- Olah raga secukupnya
- Hindari terik matahari, nikotin, dan alkhol.
Daftar Pustaka
- Albert M Hutapea, Menuju Gaya Hidup Sehat,. 1993 Jakarta. .PT. Gramedia Pustaka Utama.
- C.Z. Panjaitan,MA, Tetap Bugar Sampai Tua, 1991. Indonesia Publising House
- Departemen Kesehatan RI, Pedoman Pembinaan Kesehatan Usia Lanjut bagi Petugas Ksehatan, 1999. Jakarta, DitJen BinKesmas dan Puslitbang Pelayanan Kesehatan
- Hendromartono,dr,DSPD, Nutisi Sehat Pada Usila, 1996,Surabaya, Seminar sehari Gerentologi
- IGN.Darmawan Budijanto.dr.DSJ, Hidup Tenang dan Bergairah pada Lansia, 1996,Surabaya, Seminar sehari Gerentologi
- MB.Rahimsyah, Resep Sehat Cantik dan Jantan dengan